Sabtu, 27 September 2014

Cerita tentang Ayah

    cerita sedihku yang mengharukan tentang ayah

  Di usianya yang sudah senja ayahku tetap mencari nafkah untuk anak-anaknya. jam kerja ayah tidak seperti yang lain. disaat yang lain tertidur pulas, ayahku berangkat bekerja tengah malam dengan sepeda tua yang setia mengantarnya.
Read More

  ya, ayahku seorang cleaning service disebuah terminal ibu kota. setiap tengah malam sebelum bus-bus akan diberangkatkan, ayahku mencuci bus-bus itu hingga bersih. setiap malam ayahku membersihkan hampir puluhan bus, dengan upah yang sangat kecil, yaitu hanya 10 ribu rupiah/bus. sungguh harga yang tak pantas untuk sebuah pekerjaan yang cukup keras.

  Namun ayahku ikhlas menjalani profesi itu demi seorang istri dan lima anak-anaknya. Hatiku selalu menangis jika melihat ayah sedang bekerja, badannya yang sudah tua renta harus mengerjakan semua itu dengan tenaganya yang sudah rapuh.

  Maafkan aku ayah, anakmu ini belum bisa membantumu untuk mencari nafkah. Aku hanya bisa berdoa semoga kelak aku bisa membahagiakanmu, agar kelak kau bisa menikmati hari tuamu dengan indah. Sehabis pulang kerja aku selalu melihat ayah memijat-mijat sendiri kakinya, Aku tahu dia sangat kelelahan. Aku juga melihat dikakinya timbul penyakit kulit seperti kutu air. akupun menangis lagi kalau melihat kejadian itu.

  Aku ingin cepat besar agar aku bisa membantu ayah. Kini, Ayah sudah jarang berangkat bekerja. karena kondisinya yang sering sakit-sakitan membuatnya harus sering beristirahat dirumah. Aku sebagai anak yang tertua harus memikirkan nasib keluarga kami, aku berpikir keras bagaimana cara mendapatkan uang, sedangkan sekolahku saja belum selesai. didalam kebingungan yang terus menghantuiku, seorang teman mengajakku untuk berdagang menjual kantong di pasar. walaupun untungnya kecil tapi dengan menggeluti usaha ini aku bisa meringankan beban ayah sebagai tulang punggung keluarga.

  Ayah, Semangatmu adalah hidupku. keringatmu adalah nafasku, Aku hidup karena pundakmu. Aku bernafas karena cintamu Perjuanganmu saat ini Adalah semangatku saat nanti Keringatmu saat ini untuk senyumku hingga nanti Ayah,
 *Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu.*

Sumber : http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html
Kirim Cerita Daftar Isi Iklan Contact Home Kisah Cerita Kisah Hidupmu, Cerita Hidupku You Are Here : Home > ceritaku > Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah By Ikhsan Iskandar | Follow me On G+ Here cerita sedihku yang mengharukan tentang ayah - Di usianya yang sudah senja ayahku tetap mencari nafkah untuk anak-anaknya. jam kerja ayah tidak seperti yang lain. disaat yang lain tertidur pulas, ayahku berangkat bekerja tengah malam dengan sepeda tua yang setia mengantarnya. ya, ayahku seorang cleaning service disebuah terminal ibu kota. setiap tengah malam sebelum bus-bus akan diberangkatkan, ayahku mencuci bus-bus itu hingga bersih. setiap malam ayahku membersihkan hampir puluhan bus, dengan upah yang sangat kecil, yaitu hanya 10 ribu rupiah/bus. sungguh harga yang tak pantas untuk sebuah pekerjaan yang cukup keras. Namun ayahku ikhlas menjalani profesi itu demi seorang istri dan lima anak-anaknya. Hatiku selalu menangis jika melihat ayah sedang bekerja, badannya yang sudah tua renta harus mengerjakan semua itu dengan tenaganya yang sudah rapuh. Maafkan aku ayah, anakmu ini belum bisa membantumu untuk mencari nafkah. Aku hanya bisa berdoa semoga kelak aku bisa membahagiakanmu, agar kelak kau bisa menikmati hari tuamu dengan indah. Sehabis pulang kerja aku selalu melihat ayah memijat-mijat sendiri kakinya, Aku tahu dia sangat kelelahan. Aku juga melihat dikakinya timbul penyakit kulit seperti kutu air. akupun menangis lagi kalau melihat kejadian itu. Aku ingin cepat besar agar aku bisa membantu ayah. Kini, Ayah sudah jarang berangkat bekerja. karena kondisinya yang sering sakit-sakitan membuatnya harus sering beristirahat dirumah. Aku sebagai anak yang tertua harus memikirkan nasib keluarga kami, aku berpikir keras bagaimana cara mendapatkan uang, sedangkan sekolahku saja belum selesai. didalam kebingungan yang terus menghantuiku, seorang teman mengajakku untuk berdagang menjual kantong di pasar. walaupun untungnya kecil tapi dengan menggeluti usaha ini aku bisa meringankan beban ayah sebagai tulang punggung keluarga. Ayah, Semangatmu adalah hidupku. keringatmu adalah nafasku, Aku hidup karena pundakmu. Aku bernafas karena cintamu Perjuanganmu saat ini Adalah semangatku saat nanti Keringatmu saat ini untuk senyumku hingga nanti Ayah, Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu. , Post Under : ceritaku Anda baru saja membaca artikel yang berkategori ceritaku dengan judul Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah. Anda boleh mengcopy pastenya namun tetap menaruhkan link dengan URL berikut http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html Jika artikel ini bermanfaat maka bagikan ke teman-teman Anda melalui media social dibawah ini. Terima kasih! Related Post : bulan Ramadhan lagi Selamat Jalan, Maaf Tangis Dara Cerita Mitos Tentang Jodoh Masukkan Email, Jika Anda Ingin Berlangganan Tulisan Blog Ini melalui Email. author picture About Author I'am Ikhsan Iskandar, Saya seorang author diBlog Kisah Cerita.Tidak semua tulisan DiBlog ini adalah Saya,Dan jangan lupa, ikuti Saya di G+ @ Ikhsan Iskandar . 2 comments...add one: Roni KholidiAugust 17, 2014 at 12:25 AM ceritanya bagus bnget...bleh d share y... Reply Replies Ikhsan IskandarAugust 23, 2014 at 5:30 PM silahkan di share mas, tapi jangan lupa link sumber ya? :D Reply Load more... Silahkan berkomentar dengan bijak. Dilarang : -Spam -Menaruh Link hidup Jika melanggar, komentar akan Saya Masukkan Kedalam folder spam. Links to this post Create a Link Newer Post Older Post DAPATKAN ARTIKEL TERUPDATE Popular Post Cerita Dewasa Dan Dampak Negatifnya Kisah Sedih "Ketika Cinta Tak Terucap" Cerita Sedih Penuh Air Mata Tentang Kakak Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah Kisah Nyata "Akibat Membantah Ibu" Kisah Cinta Agnes Yang Mengharukan Kisah Lucu Penghapus Rasa Sedih Kisah Inspiratif "kekuranganmu Adalah Kelebihanmu" Followerd Category ceritaku cerita sedih inspiratif Berita unik dunia Kisah Nyata Kumpulan Cerita Lucu puisi opini Curhat Kata Bijak Dan Mutiara Copyright © 2012 - 2014 Kisah Cerita powered by Blogger.com . All Right Reserved This site rocks the Responsive Thesis Blogger Template v2 from Andrianovitcrew

Sumber : http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html
Di Mohon untuk sobat yang copy paste pada artikel ini untuk mencantumkan link sumber pada blog ini,thanks!!..vv
Kirim Cerita Daftar Isi Iklan Contact Home Kisah Cerita Kisah Hidupmu, Cerita Hidupku You Are Here : Home > ceritaku > Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah By Ikhsan Iskandar | Follow me On G+ Here cerita sedihku yang mengharukan tentang ayah - Di usianya yang sudah senja ayahku tetap mencari nafkah untuk anak-anaknya. jam kerja ayah tidak seperti yang lain. disaat yang lain tertidur pulas, ayahku berangkat bekerja tengah malam dengan sepeda tua yang setia mengantarnya. ya, ayahku seorang cleaning service disebuah terminal ibu kota. setiap tengah malam sebelum bus-bus akan diberangkatkan, ayahku mencuci bus-bus itu hingga bersih. setiap malam ayahku membersihkan hampir puluhan bus, dengan upah yang sangat kecil, yaitu hanya 10 ribu rupiah/bus. sungguh harga yang tak pantas untuk sebuah pekerjaan yang cukup keras. Namun ayahku ikhlas menjalani profesi itu demi seorang istri dan lima anak-anaknya. Hatiku selalu menangis jika melihat ayah sedang bekerja, badannya yang sudah tua renta harus mengerjakan semua itu dengan tenaganya yang sudah rapuh. Maafkan aku ayah, anakmu ini belum bisa membantumu untuk mencari nafkah. Aku hanya bisa berdoa semoga kelak aku bisa membahagiakanmu, agar kelak kau bisa menikmati hari tuamu dengan indah. Sehabis pulang kerja aku selalu melihat ayah memijat-mijat sendiri kakinya, Aku tahu dia sangat kelelahan. Aku juga melihat dikakinya timbul penyakit kulit seperti kutu air. akupun menangis lagi kalau melihat kejadian itu. Aku ingin cepat besar agar aku bisa membantu ayah. Kini, Ayah sudah jarang berangkat bekerja. karena kondisinya yang sering sakit-sakitan membuatnya harus sering beristirahat dirumah. Aku sebagai anak yang tertua harus memikirkan nasib keluarga kami, aku berpikir keras bagaimana cara mendapatkan uang, sedangkan sekolahku saja belum selesai. didalam kebingungan yang terus menghantuiku, seorang teman mengajakku untuk berdagang menjual kantong di pasar. walaupun untungnya kecil tapi dengan menggeluti usaha ini aku bisa meringankan beban ayah sebagai tulang punggung keluarga. Ayah, Semangatmu adalah hidupku. keringatmu adalah nafasku, Aku hidup karena pundakmu. Aku bernafas karena cintamu Perjuanganmu saat ini Adalah semangatku saat nanti Keringatmu saat ini untuk senyumku hingga nanti Ayah, Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu. , Post Under : ceritaku Anda baru saja membaca artikel yang berkategori ceritaku dengan judul Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah. Anda boleh mengcopy pastenya namun tetap menaruhkan link dengan URL berikut http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html Jika artikel ini bermanfaat maka bagikan ke teman-teman Anda melalui media social dibawah ini. Terima kasih! Related Post : bulan Ramadhan lagi Selamat Jalan, Maaf Tangis Dara Cerita Mitos Tentang Jodoh Masukkan Email, Jika Anda Ingin Berlangganan Tulisan Blog Ini melalui Email. author picture About Author I'am Ikhsan Iskandar, Saya seorang author diBlog Kisah Cerita.Tidak semua tulisan DiBlog ini adalah Saya,Dan jangan lupa, ikuti Saya di G+ @ Ikhsan Iskandar . 2 comments...add one: Roni KholidiAugust 17, 2014 at 12:25 AM ceritanya bagus bnget...bleh d share y... Reply Replies Ikhsan IskandarAugust 23, 2014 at 5:30 PM silahkan di share mas, tapi jangan lupa link sumber ya? :D Reply Load more... Silahkan berkomentar dengan bijak. Dilarang : -Spam -Menaruh Link hidup Jika melanggar, komentar akan Saya Masukkan Kedalam folder spam. Links to this post Create a Link Newer Post Older Post DAPATKAN ARTIKEL TERUPDATE Popular Post Cerita Dewasa Dan Dampak Negatifnya Kisah Sedih "Ketika Cinta Tak Terucap" Cerita Sedih Penuh Air Mata Tentang Kakak Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah Kisah Nyata "Akibat Membantah Ibu" Kisah Cinta Agnes Yang Mengharukan Kisah Lucu Penghapus Rasa Sedih Kisah Inspiratif "kekuranganmu Adalah Kelebihanmu" Followerd Category ceritaku cerita sedih inspiratif Berita unik dunia Kisah Nyata Kumpulan Cerita Lucu puisi opini Curhat Kata Bijak Dan Mutiara Copyright © 2012 - 2014 Kisah Cerita powered by Blogger.com . All Right Reserved This site rocks the Responsive Thesis Blogger Template v2 from Andrianovitcrew

Sumber : http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html
Di Mohon untuk sobat yang copy paste pada artikel ini untuk mencantumkan link sumber pada blog ini,thanks!!..v
Kirim Cerita Daftar Isi Iklan Contact Home Kisah Cerita Kisah Hidupmu, Cerita Hidupku You Are Here : Home > ceritaku > Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah By Ikhsan Iskandar | Follow me On G+ Here cerita sedihku yang mengharukan tentang ayah - Di usianya yang sudah senja ayahku tetap mencari nafkah untuk anak-anaknya. jam kerja ayah tidak seperti yang lain. disaat yang lain tertidur pulas, ayahku berangkat bekerja tengah malam dengan sepeda tua yang setia mengantarnya. ya, ayahku seorang cleaning service disebuah terminal ibu kota. setiap tengah malam sebelum bus-bus akan diberangkatkan, ayahku mencuci bus-bus itu hingga bersih. setiap malam ayahku membersihkan hampir puluhan bus, dengan upah yang sangat kecil, yaitu hanya 10 ribu rupiah/bus. sungguh harga yang tak pantas untuk sebuah pekerjaan yang cukup keras. Namun ayahku ikhlas menjalani profesi itu demi seorang istri dan lima anak-anaknya. Hatiku selalu menangis jika melihat ayah sedang bekerja, badannya yang sudah tua renta harus mengerjakan semua itu dengan tenaganya yang sudah rapuh. Maafkan aku ayah, anakmu ini belum bisa membantumu untuk mencari nafkah. Aku hanya bisa berdoa semoga kelak aku bisa membahagiakanmu, agar kelak kau bisa menikmati hari tuamu dengan indah. Sehabis pulang kerja aku selalu melihat ayah memijat-mijat sendiri kakinya, Aku tahu dia sangat kelelahan. Aku juga melihat dikakinya timbul penyakit kulit seperti kutu air. akupun menangis lagi kalau melihat kejadian itu. Aku ingin cepat besar agar aku bisa membantu ayah. Kini, Ayah sudah jarang berangkat bekerja. karena kondisinya yang sering sakit-sakitan membuatnya harus sering beristirahat dirumah. Aku sebagai anak yang tertua harus memikirkan nasib keluarga kami, aku berpikir keras bagaimana cara mendapatkan uang, sedangkan sekolahku saja belum selesai. didalam kebingungan yang terus menghantuiku, seorang teman mengajakku untuk berdagang menjual kantong di pasar. walaupun untungnya kecil tapi dengan menggeluti usaha ini aku bisa meringankan beban ayah sebagai tulang punggung keluarga. Ayah, Semangatmu adalah hidupku. keringatmu adalah nafasku, Aku hidup karena pundakmu. Aku bernafas karena cintamu Perjuanganmu saat ini Adalah semangatku saat nanti Keringatmu saat ini untuk senyumku hingga nanti Ayah, Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu. , Post Under : ceritaku Anda baru saja membaca artikel yang berkategori ceritaku dengan judul Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah. Anda boleh mengcopy pastenya namun tetap menaruhkan link dengan URL berikut http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html Jika artikel ini bermanfaat maka bagikan ke teman-teman Anda melalui media social dibawah ini. Terima kasih! Related Post : bulan Ramadhan lagi Selamat Jalan, Maaf Tangis Dara Cerita Mitos Tentang Jodoh Masukkan Email, Jika Anda Ingin Berlangganan Tulisan Blog Ini melalui Email. author picture About Author I'am Ikhsan Iskandar, Saya seorang author diBlog Kisah Cerita.Tidak semua tulisan DiBlog ini adalah Saya,Dan jangan lupa, ikuti Saya di G+ @ Ikhsan Iskandar . 2 comments...add one: Roni KholidiAugust 17, 2014 at 12:25 AM ceritanya bagus bnget...bleh d share y... Reply Replies Ikhsan IskandarAugust 23, 2014 at 5:30 PM silahkan di share mas, tapi jangan lupa link sumber ya? :D Reply Load more... Silahkan berkomentar dengan bijak. Dilarang : -Spam -Menaruh Link hidup Jika melanggar, komentar akan Saya Masukkan Kedalam folder spam. Links to this post Create a Link Newer Post Older Post DAPATKAN ARTIKEL TERUPDATE Popular Post Cerita Dewasa Dan Dampak Negatifnya Kisah Sedih "Ketika Cinta Tak Terucap" Cerita Sedih Penuh Air Mata Tentang Kakak Cerita Sedih Tentang Perjuangan Ayah Kisah Nyata "Akibat Membantah Ibu" Kisah Cinta Agnes Yang Mengharukan Kisah Lucu Penghapus Rasa Sedih Kisah Inspiratif "kekuranganmu Adalah Kelebihanmu" Followerd Category ceritaku cerita sedih inspiratif Berita unik dunia Kisah Nyata Kumpulan Cerita Lucu puisi opini Curhat Kata Bijak Dan Mutiara Copyright © 2012 - 2014 Kisah Cerita powered by Blogger.com . All Right Reserved This site rocks the Responsive Thesis Blogger Template v2 from Andrianovitcrew

Sumber : http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html
Di Mohon untuk sobat yang copy paste pada artikel ini untuk mencantumkan link sumber pada blog ini,thanks!!..
cerita sedihku yang mengharukan tentang ayah - Di usianya yang sudah senja ayahku tetap mencari nafkah untuk anak-anaknya. jam kerja ayah tidak seperti yang lain. disaat yang lain tertidur pulas, ayahku berangkat bekerja tengah malam dengan sepeda tua yang setia mengantarnya. ya, ayahku seorang cleaning service disebuah terminal ibu kota. setiap tengah malam sebelum bus-bus akan diberangkatkan, ayahku mencuci bus-bus itu hingga bersih. setiap malam ayahku membersihkan hampir puluhan bus, dengan upah yang sangat kecil, yaitu hanya 10 ribu rupiah/bus. sungguh harga yang tak pantas untuk sebuah pekerjaan yang cukup keras. Namun ayahku ikhlas menjalani profesi itu demi seorang istri dan lima anak-anaknya. Hatiku selalu menangis jika melihat ayah sedang bekerja, badannya yang sudah tua renta harus mengerjakan semua itu dengan tenaganya yang sudah rapuh. Maafkan aku ayah, anakmu ini belum bisa membantumu untuk mencari nafkah. Aku hanya bisa berdoa semoga kelak aku bisa membahagiakanmu, agar kelak kau bisa menikmati hari tuamu dengan indah. Sehabis pulang kerja aku selalu melihat ayah memijat-mijat sendiri kakinya, Aku tahu dia sangat kelelahan. Aku juga melihat dikakinya timbul penyakit kulit seperti kutu air. akupun menangis lagi kalau melihat kejadian itu. Aku ingin cepat besar agar aku bisa membantu ayah. Kini, Ayah sudah jarang berangkat bekerja. karena kondisinya yang sering sakit-sakitan membuatnya harus sering beristirahat dirumah. Aku sebagai anak yang tertua harus memikirkan nasib keluarga kami, aku berpikir keras bagaimana cara mendapatkan uang, sedangkan sekolahku saja belum selesai. didalam kebingungan yang terus menghantuiku, seorang teman mengajakku untuk berdagang menjual kantong di pasar. walaupun untungnya kecil tapi dengan menggeluti usaha ini aku bisa meringankan beban ayah sebagai tulang punggung keluarga. Ayah, Semangatmu adalah hidupku. keringatmu adalah nafasku, Aku hidup karena pundakmu. Aku bernafas karena cintamu Perjuanganmu saat ini Adalah semangatku saat nanti Keringatmu saat ini untuk senyumku hingga nanti Ayah, Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu.

Sumber : http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html
Di Mohon untuk sobat yang copy paste pada artikel ini untuk mencantumkan link sumber pada blog ini,thanks!!..
cerita sedihku yang mengharukan tentang ayah - Di usianya yang sudah senja ayahku tetap mencari nafkah untuk anak-anaknya. jam kerja ayah tidak seperti yang lain. disaat yang lain tertidur pulas, ayahku berangkat bekerja tengah malam dengan sepeda tua yang setia mengantarnya. ya, ayahku seorang cleaning service disebuah terminal ibu kota. setiap tengah malam sebelum bus-bus akan diberangkatkan, ayahku mencuci bus-bus itu hingga bersih. setiap malam ayahku membersihkan hampir puluhan bus, dengan upah yang sangat kecil, yaitu hanya 10 ribu rupiah/bus. sungguh harga yang tak pantas untuk sebuah pekerjaan yang cukup keras. Namun ayahku ikhlas menjalani profesi itu demi seorang istri dan lima anak-anaknya. Hatiku selalu menangis jika melihat ayah sedang bekerja, badannya yang sudah tua renta harus mengerjakan semua itu dengan tenaganya yang sudah rapuh. Maafkan aku ayah, anakmu ini belum bisa membantumu untuk mencari nafkah. Aku hanya bisa berdoa semoga kelak aku bisa membahagiakanmu, agar kelak kau bisa menikmati hari tuamu dengan indah. Sehabis pulang kerja aku selalu melihat ayah memijat-mijat sendiri kakinya, Aku tahu dia sangat kelelahan. Aku juga melihat dikakinya timbul penyakit kulit seperti kutu air. akupun menangis lagi kalau melihat kejadian itu. Aku ingin cepat besar agar aku bisa membantu ayah. Kini, Ayah sudah jarang berangkat bekerja. karena kondisinya yang sering sakit-sakitan membuatnya harus sering beristirahat dirumah. Aku sebagai anak yang tertua harus memikirkan nasib keluarga kami, aku berpikir keras bagaimana cara mendapatkan uang, sedangkan sekolahku saja belum selesai. didalam kebingungan yang terus menghantuiku, seorang teman mengajakku untuk berdagang menjual kantong di pasar. walaupun untungnya kecil tapi dengan menggeluti usaha ini aku bisa meringankan beban ayah sebagai tulang punggung keluarga. Ayah, Semangatmu adalah hidupku. keringatmu adalah nafasku, Aku hidup karena pundakmu. Aku bernafas karena cintamu Perjuanganmu saat ini Adalah semangatku saat nanti Keringatmu saat ini untuk senyumku hingga nanti Ayah, Maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu.

Sumber : http://kisahdanceritakuu.blogspot.com/2013/10/cerita-sedih-tentang-perjuangan-ayah.html
Di Mohon untuk sobat yang copy paste pada artikel ini untuk mencantumkan link sumber pada blog ini,thanks!!..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar